Bursa pencalonan Presiden 2014 semakin hari
semakin ramai. Beberapa ulama yang tergabung
dalam Wasiat Ulama (Wasilah Silaturahim Asatidz Tokoh dan Ulama),
mendeklarasikan H. Rhoma Irama sebagai calon presiden (capres). Acara deklarasi dilakukan di di Jalan Mesjid I
No. 8, Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis 08 November 2011. Ketua umum DPP Wasiat, Fachrurrozi menambahkan, kepemimpinan Bang
Haji (panggilan akrab Rhoma Irama) terlihat
dengan jabatannya saat ini sebagai Ketua Umum Fahmi Tamami (Forum Silaturahmi
Ta'mir Masjid dan Musholla Indonesia) dan Pammi (Persatuan Artis Musik Melayu
Indonesia).
Menurut Wasiat Ulama, Rhoma Irama dipandang
sebagai politisi yang sudah teruji dalam memperjuangkan aspirasi rakyat.
Dikatakan, Rhoma dianggap gigih membela partai Islam pada masa Orde Baru saat
menjadi anggota legislatif tahun 1997 dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
"Rhoma irama ikon umat Islam. Dia
adalah ulama atau mubaligh yang konsisten menegakkan Amar Ma'ruf Nahi Munkar.
Beliau juga tokoh nasional yang sangat populer di tengah masyarakat,"
klaim Fachrurrozy.
Dengan berbagai keunggulan tersebut, Wasiat
Ulama meyakini, deklarasi tersebut juga akan didukung jutaan umat Muslim di
seluruh Indonesia.
Fachrurrozi menyatakan, sosok Bang Haji
akan mendongkrak suara partai-partai Islam yang saat ini tengah merosot.
"Kami melihat sosok Rhoma Irama pantas
dicalonkan menjadi RI-1 periode 2014-2019. Maka kami pun menyatakan dukungan
sepenuhnya kepada beliau. Kalau ada partai Islam yang mengusung Rhoma Irama,
suara partai-partai Islam akan bangkit. Rhoma Irama punya penggemar dan fans
tersendiri. Militansi mereka tidak perlu diragukan," katanya.
Untuk itu, dikatakan Fachrurrozi, usai
deklarasi, pihaknya berencana melobi sejumlah partai politik (parpol), terutama
parpol Islam.
Selain mendekati partai, sosialisasi
mendukung Raja Dangdut Indonesia itu menjadi capres, terus dilakukan selama
sebulan terakhir. Sosialisasi ini melalui kegiatan ceramah yang dilakukan para
ulama yang tergabung dalam Wasiat Ulama di sejumlah daerah di Indonesia.
"Kami ceramah dimana-dimana keliling
Indonesia, kami selipkan itu, bagaimana kondisi Indonesia dan bagaimana kondisi
umat Muslim, dan mereka setuju ketika disebut nama H. Rhoma Irama sebagai
capres," lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Fachrurrozy
menjelaskan, Wasiat Ulama yang saat ini beranggotakan sejuta umat, memiliki
cita-cita negara yang adil dan makmur.
Cita-cita itu dianggap hanya bisa terwujud
apabila Indonesia dipimpin oleh sosok beriman kepada Allah, berakhlak,
berwawasan luas dan mempunyai keinginan kuat menyempurnakan Indonesia. Rhoma
Irama dinilai sebagai tokoh yang memiliki segala kriteria tersebut.
(suarapembaruan.com)