Thursday, November 8, 2012

Rhoma Irama Deklarasi Capres 2014


Bursa pencalonan Presiden 2014 semakin hari semakin ramai.  Beberapa ulama yang tergabung dalam Wasiat Ulama (Wasilah Silaturahim Asatidz Tokoh dan Ulama), mendeklarasikan H. Rhoma Irama sebagai calon presiden (capres).  Acara deklarasi dilakukan di di Jalan Mesjid I No. 8, Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis  08 November 2011.  Ketua umum DPP Wasiat,  Fachrurrozi menambahkan, kepemimpinan Bang Haji (panggilan akrab Rhoma Irama)  terlihat dengan jabatannya saat ini sebagai Ketua Umum Fahmi Tamami (Forum Silaturahmi Ta'mir Masjid dan Musholla Indonesia) dan Pammi (Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia). 

Menurut Wasiat Ulama, Rhoma Irama dipandang sebagai politisi yang sudah teruji dalam memperjuangkan aspirasi rakyat. Dikatakan, Rhoma dianggap gigih membela partai Islam pada masa Orde Baru saat menjadi anggota legislatif tahun 1997 dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

"Rhoma irama ikon umat Islam. Dia adalah ulama atau mubaligh yang konsisten menegakkan Amar Ma'ruf Nahi Munkar. Beliau juga tokoh nasional yang sangat populer di tengah masyarakat," klaim Fachrurrozy.

Dengan berbagai keunggulan tersebut, Wasiat Ulama meyakini, deklarasi tersebut juga akan didukung jutaan umat Muslim di seluruh Indonesia.

Fachrurrozi menyatakan, sosok Bang Haji akan mendongkrak suara partai-partai Islam yang saat ini tengah merosot.

"Kami melihat sosok Rhoma Irama pantas dicalonkan menjadi RI-1 periode 2014-2019. Maka kami pun menyatakan dukungan sepenuhnya kepada beliau. Kalau ada partai Islam yang mengusung Rhoma Irama, suara partai-partai Islam akan bangkit. Rhoma Irama punya penggemar dan fans tersendiri. Militansi mereka tidak perlu diragukan," katanya.

Untuk itu, dikatakan Fachrurrozi, usai deklarasi, pihaknya berencana melobi sejumlah partai politik (parpol), terutama parpol Islam.

Selain mendekati partai, sosialisasi mendukung Raja Dangdut Indonesia itu menjadi capres, terus dilakukan selama sebulan terakhir. Sosialisasi ini melalui kegiatan ceramah yang dilakukan para ulama yang tergabung dalam Wasiat Ulama di sejumlah daerah di Indonesia.

"Kami ceramah dimana-dimana keliling Indonesia, kami selipkan itu, bagaimana kondisi Indonesia dan bagaimana kondisi umat Muslim, dan mereka setuju ketika disebut nama H. Rhoma Irama sebagai capres," lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Fachrurrozy menjelaskan, Wasiat Ulama yang saat ini beranggotakan sejuta umat, memiliki cita-cita negara yang adil dan makmur.

Cita-cita itu dianggap hanya bisa terwujud apabila Indonesia dipimpin oleh sosok beriman kepada Allah, berakhlak, berwawasan luas dan mempunyai keinginan kuat menyempurnakan Indonesia. Rhoma Irama dinilai sebagai tokoh yang memiliki segala kriteria tersebut.
(suarapembaruan.com)