"Saya sekarang dalam posisi tidak mungkin mundur!"
Rhoma Irama dengan tegas menyampaikan pernyataannya bahwa dia tak ada niat
untuk mundur dari bursa Capres 2014. Pernyataan ini disampaikan saat Rhoma
Irama, yang lebih akrab disapa dengan Bang Haji ini bersilaturahmi di Pondok
Pesantren Al Falah, Ploso, Kediri, Jawa Timur beberapa waktu lalu.
Kedatangan Rhoma Irama didampingi pengurus PKB Ketua DPP PKB
Helmy Faishal Zaini, Sekretaris Dewan Syura Andi Muawiyah Ramli, dan Wakil
Sekjen Lukman Khakim. Rhoma Irama dan rombongan sebelum sampai ke Pondok
Pesantren memang lebih dahulu berkunjung ke DPC PKB Tulungagung.
Selain karena sudah berniat menjalankan amanah, berbagai dukungan
kepada dirinya untuk maju sebagai capres kini semakin besar. Hingga saat ini,
kata Rhoma, dukungan kepada dirinya terus mengalir dari berbagai kalangan dan
dari berbagai daerah di tanah air. Namun, ia menyadari bahwa untuk menjadi
capres yang dibutuhkan tidak hanya niat dan dukungan masyarakat, namun harus
ada partai politik yang mengajukan.
"Sesuai konstitusi kita, hanya partai yang bisa
mengajukan capres," katanya.
Menurut Rhoma, selain PKB ada partai lain yang juga berminat
mengusungnya sebagai capres, namun ia enggan menyebutkan nama partai itu.
"Ada partai lain selain PKB," kata tokoh yang
gemar berpakaian serba putih itu.
Namun, lanjut Rhoma, jika pada akhirnya partai-partai tidak
jadi mengusung dirinya sebagai capres maka ia tidak akan mempermasalahkan.
"Saya masih bisa berjuang bagi kebaikan bangsa ini
melalui profesi saya sebagai seniman," katanya.
Sebelumnya, saat di Tulungagung, Ketua DPP PKB Helmy Faishal
Zaini mengakui niat PKB mengusung Rhoma sebagai capres berdampak positif bagi
partainya.
Helmy yang juga Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal
menyatakan masyarakat di berbagai daerah tertarik dengan langkah PKB tersebut.
"Saya sering keliling daerah. Di NTB, Kalimantan, orang
yang sebelumnya tak pernah menyebut PKB kini cinta PKB setelah menyebut Rhoma
sebagai capres," kata Helmy.
Namun, kata dia, untuk mengusung capres sendiri PKB tentu
harus tampil sebagai pemenang Pemilu 2014, harus bisa meraih 20 persen suara.
"Syarat mengusung capres sekitar 20 persen.Kita sanggup
asal Bang Haji Rhoma Irama ikut mengkampanyekan PKB," katanya.
Usai dari Tulungagung dan Pesantren Al Falah, rombongan
melanjutkan kunjungan ke Pesantren Lirboyo yang diasuh KH Idris Marzuqi, salah
seorang ulama senior NU.
sumber: antaranews.com
sumber: antaranews.com
No comments:
Post a Comment